Rajawali Kompas

126 Pecatur Ramaikan Babak Penyisihan Grup B Turnamen Catur Terbuka H. Mat Yasin-PJGB

[Foto : Turnamen Catur Terbuka Pengusaha Muda Babak Penyisihan Grup B]
Gresik | Rajawalikompas.com - Papan catur menjadi arena adu strategi sekaligus ruang mempererat silaturahmi. Sebanyak 126 peserta ambil bagian dalam babak penyisihan Grup B Turnamen Catur Terbuka Pengusaha Muda H. Mat Yasin bersama Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), Minggu (9/8/2026).

Turnamen tersebut berlangsung dengan atmosfer kompetitif namun tetap mengedepankan sportivitas. Para peserta dituntut tidak hanya mengandalkan kemampuan membaca permainan lawan, tetapi juga ketenangan dalam menentukan setiap langkah.

Keikutsertaan 126 peserta menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap olahraga catur. Permainan yang identik dengan ketelitian dan strategi itu sekaligus menjadi medium pertemuan berbagai kalangan dalam suasana yang guyub.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MADAS DPC Gresik, H. Moch. Salim. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan sportivitas dalam setiap kompetisi.

Bagi peserta, setiap bidak yang digerakkan memiliki arti. Satu keputusan yang keliru dapat mengubah jalannya pertandingan. Karena itu, ketenangan, konsentrasi, dan kemampuan membaca situasi menjadi modal penting untuk bertahan hingga babak selanjutnya.

Ketua Panitia Turnamen, Abah Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sebatas kompetisi untuk mencari siapa yang terbaik di atas papan catur. Lebih dari itu, turnamen diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Babak penyisihan Grup B menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan turnamen. Persaingan berlangsung dengan mengedepankan kemampuan masing-masing pecatur, sementara semangat sportivitas tetap menjadi landasan utama selama pertandingan.

Turnamen Catur Terbuka Pengusaha Muda H. Mat Yasin bersama PJGB juga menjadi gambaran bahwa olahraga dapat menjadi bahasa bersama yang mampu mempertemukan berbagai latar belakang.

Di atas papan catur, setiap peserta memiliki peluang yang sama. Tidak ada yang dinilai dari latar belakang, melainkan dari ketepatan membaca permainan, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan mempertahankan strategi hingga langkah terakhir.

Dari 64 kotak papan catur, kompetisi pun menemukan maknanya bukan sekedar tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana setiap langkah dijalankan dengan strategi, ketenangan, dan sportivitas.

(Ul RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama