Rajawali Kompas

H. Moch. Salim Hadiri Turnamen Catur Terbuka H. Mat Yasin-PJGB, Dorong Sportivitas dan Kebersamaan

[Foto : Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Gresik H Moch Salim Turut Menghadiri Turnamen Catur Terbuka]
Gresik | Rajawalikompas.com– Kehadiran Ketua DPC MADAS Sedarah Gresik, H. Moch. Salim, memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan Turnamen Catur Terbuka Pengusaha Muda H. Mat Yasin bersama Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), Minggu (9/8/2026).

H. Moch. Salim hadir secara khusus untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tersebut.

Tidak sekedar menghadiri kegiatan, H. Moch. Salim juga berbaur dengan peserta dan sejumlah pihak yang terlibat dalam turnamen. Kehadirannya menunjukkan dukungan terhadap kegiatan positif yang mempertemukan masyarakat melalui olahraga, sekaligus membangun ruang silaturahmi lintas kalangan.

Turnamen catur ini merupakan hasil kolaborasi antara Pengusaha Muda H. Mat Yasin dan Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), dengan penyelenggaraan pertandingan yang mendapat pengawalan dan pendampingan dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Bagi H. Moch. Salim, olahraga catur memiliki nilai lebih dari sekedar pertandingan. Di atas papan catur, peserta dituntut mampu berpikir tenang, membaca situasi, menyusun strategi, serta mengambil keputusan secara tepat. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari semangat sportivitas yang dibangun melalui turnamen.

Rangkaian turnamen dilaksanakan dalam beberapa tahapan. Babak penyisihan Grup A digelar pada 1 Agustus 2026, dilanjutkan Grup B pada 9 Agustus 2026, kemudian Grup C pada 15 Agustus 2026. Sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026.

Rangkaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kompetisi tidak hanya diarahkan untuk mencari pecatur terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

Dengan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, turnamen ini memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan yang inklusif. Catur menjadi medium yang mempertemukan masyarakat dalam suasana kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi etika dan sportivitas.

Kolaborasi Pengusaha Muda H. Mat Yasin dan PJGB, serta dukungan teknis dari Percasi, menjadi kombinasi penting dalam menghadirkan kompetisi yang lebih tertata dan memiliki nilai pembinaan.

Kehadiran H. Moch. Salim di tengah peserta pun menjadi bagian dari semangat tersebut. Ia tidak menempatkan dirinya sekadar sebagai tamu, tetapi turut menyatu dengan suasana kegiatan dan berinteraksi bersama peserta lainnya.

Turnamen ini pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mampu bertahan hingga langkah terakhir. Lebih dari itu, setiap bidak yang bergerak menjadi simbol strategi, kesabaran, persaudaraan, dan semangat bersama dalam merayakan kemerdekaan.

(Ul RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama