Rajawali Kompas

RAT Permata Hati Sidoraharjo SHU Dibagikan, Ekonomi Perempuan Kian Menguat

[Foto : RAT Koperasi PERMATA HATI Desa Sidoraharjo Kedamean]
Gresik | Rajawalikompas.com — Semangat kemandirian ekonomi perempuan begitu terasa di Balai Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, saat Koperasi Wanita “Permata Hati” menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Selasa (15/4/2026).

Puluhan anggota yang didominasi ibu-ibu tampak antusias mengikuti jalannya rapat. Tidak hanya menjadi forum evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momen yang paling dinantikan, yakni pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada seluruh anggota koperasi.

Dalam laporan pertanggungjawaban, pengurus koperasi menyampaikan bahwa kinerja keuangan mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan bertambahnya volume usaha serta stabilnya pengelolaan simpan pinjam yang berdampak langsung pada besaran SHU yang dibagikan.

Suasana haru dan bahagia pun terlihat saat pembagian SHU dilakukan. Bagi para anggota, pembagian tersebut bukan sekedar angka, melainkan bukti nyata hasil dari kebersamaan dan kedisiplinan dalam berkoperasi.

Kepala Desa Sidoraharjo, Suwoto, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.

“Pembagian SHU hari ini adalah bukti nyata bahwa koperasi ini berjalan sehat dan memberikan manfaat langsung kepada anggotanya. Ini yang kita harapkan, ekonomi berputar di desa, dan hasilnya kembali kepada masyarakat,” ujar Suwoto.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan koperasi wanita memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

“Perempuan adalah pilar ekonomi keluarga. Ketika ibu-ibu kuat secara ekonomi, maka desa juga ikut kuat. Koperasi ‘Permata Hati’ ini sudah membuktikan itu dengan kerja nyata,” tegasnya.

Dari sisi ekonomi, pembagian SHU menjadi indikator penting keberhasilan koperasi dalam mengelola usaha secara profesional dan transparan. Selain itu, dana yang diterima anggota juga berpotensi kembali berputar dalam aktivitas ekonomi lokal, seperti usaha rumahan, perdagangan kecil, hingga kebutuhan pendidikan keluarga.

Salah satu anggota koperasi mengungkapkan rasa syukurnya atas SHU yang diterima.

“Alhamdulillah, setiap tahun ada hasil yang kami rasakan. SHU ini sangat membantu, bisa untuk tambahan modal usaha atau kebutuhan rumah tangga. Kami jadi semakin semangat ikut koperasi,” tuturnya.

RAT yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menegaskan bahwa Koperasi Wanita “Permata Hati” bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan motor penggerak ekonomi desa yang nyata.

Dengan konsistensi dan semangat gotong royong, koperasi ini diharapkan terus berkembang, semakin profesional, dan mampu menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi perempuan di Kabupaten Gresik.

(ul RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama