Rajawali Kompas

Bansos di Duduksampeyan Gresik Dikeluhkan Tak Tepat Sasaran, Warga Miskin Terlewat

[Foto : Ilustrasi penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran, di mana penerima yang dinilai mampu justru mendapatkan bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan terabaikan]
GRESIK | RAJAWALIKOMPAS.COM – Penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah di Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, dikeluhkan warga karena dinilai tidak tepat sasaran. Ratusan warga kurang mampu disebut tidak menerima bantuan, sementara sejumlah warga yang tergolong mampu justru terdaftar sebagai penerima.

Permasalahan ini diduga berawal dari proses pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak akurat. Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sebelumnya mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kini beralih ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Seorang warga mengungkapkan, mekanisme pengajuan bansos juga tidak transparan. Usulan dari tingkat RT yang seharusnya diteruskan ke kelurahan kerap tidak ditindaklanjuti, dengan alasan keterbatasan kewenangan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pendataan dan penyaluran bansos, agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

(Eko RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama