![]() |
| [Foto : Kendaraan Terbakar Yang terlibat kecelakaan Di Depan Pom Tebaloan Gresik] |
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.28 WIB, tepat di depan SPBU Tebaloan. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi H-1257-GW yang dikemudikan Endro Jatmiko (52), warga Mukitharjo, Pati, melaju dari arah barat ke timur.
Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Akibatnya, mobil tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Umu Khoiriyah (33), warga Desa Jogo, Kecamatan Sarirejo, Lamongan.
Benturan keras tidak terhindarkan. Mobil terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Masyhudi (45), warga Desa Sumari, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Tidak berhenti di situ, kendaraan tersebut juga menghantam sepeda motor Supra X yang dikendarai Ahmad Ridwan (56), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Lamongan.
Rangkaian tabrakan tersebut berlanjut hingga mobil menghantam sebuah truk yang belum diketahui identitasnya, sebelum akhirnya oleng dan masuk ke parit di sisi jalan. Salah satu sepeda motor bahkan terseret ke dalam parit, sementara kendaraan lainnya terbakar di badan jalan, memicu kepanikan warga sekitar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Achmad Andri Aswoko, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa akibat kecelakaan tersebut, satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban atas nama Ahmad Ridwan meninggal dunia di tempat dan telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan konsentrasi penuh saat berkendara, terutama di jalur padat dan rawan kecelakaan seperti kawasan Duduksampeyan yang dikenal sebagai salah satu titik rawan di wilayah Gresik.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi kendaraan.
(ul RK)
dibaca

