Rajawali Kompas

ZIARAH KE MAKAM SANG MAESTRO: MENJEMPUT SEMANGAT PERADABAN NUSANTARA


Bogor |  Rajawalikompas.com - Malam yang sunyi namun sarat makna menyelimuti Kompleks Makam Raden Saleh Syarif Bustaman, di Jalan Pahlawan, kawasan bersejarah Empang Kota Bogor. Di tengah heningnya malam, hadir Sangheyang Hamim, Presiden Repoeblik Ngopi sekaligus Duta Wisata Internasional Muteri Kawasan Gunung Arjuna, Induk Peradaban Dunia — datang bukan sekadar berkunjung, melainkan berziarah menjemput kembali semangat keagungan leluhur.

Di atas tanah seluas seperempat hektar ini, terbaring abadi Raden Saleh Syarif Bustaman, pelopor seni lukis modern Indonesia yang namanya terukir emas tidak hanya di tanah air, tetapi juga di kancah seni dunia. Bersamanya terbaring pula sang pendamping hidup, Raden Ayu Danurejo — saksi perjalanan seorang putra Nusantara yang membawa nama bangsa melangkah sejajar dengan peradaban Eropa di masanya.

Bagi Sangheyang Hamim, langkah ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar tradisi:

“Raden Saleh adalah bukti nyata bahwa jiwa agung Nusantara mampu melahirkan karya yang mengangkat martabat bangsa di mata dunia. Ia adalah jembatan yang menghubungkan kehalusan budaya leluhur dengan kemajuan zaman.”

Sebagai penjaga warisan peradaban Gunung Arjuna, Sangheyang Hamim datang untuk menyambung benang sejarah: menghormati jejak langkah sang maestro, sekaligus mengingatkan bahwa kebesaran sebuah bangsa tumbuh dari penghormatan mendalam terhadap akar budayanya. Di tempat ini, di mana debu sejarah menyelimuti setiap sudut, terasa kembali getaran semangat yang tak pernah padam — semangat untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan menampilkan keindahan peradaban Nusantara ke seluruh penjuru jagadraya.

 Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua: karya agung tidak pernah mati, ia hanya menunggu generasi yang tepat untuk meneruskannya menjadikan jejak Raden Saleh sebagai cahaya yang menuntun langkah peradaban Indonesia ke masa depan yang lebih gemilang.

(Hamim RK)

 

 

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama