Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif tersebut menjadi forum strategis untuk mempererat kerja sama kedua negara dalam menghadapi dinamika keamanan regional maupun global yang terus berkembang.
Dalam kesempatan itu, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan intelijen, perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dan Indo-Pasifik, hingga peluang peningkatan kolaborasi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta penguatan keamanan siber.
Wamenhan RI menegaskan bahwa Indonesia memandang Australia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan keamanan kawasan. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dan kerja sama yang berkelanjutan dinilai menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Selain isu pertahanan konvensional, pembahasan juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas menghadapi ancaman nontradisional, termasuk keamanan siber dan penguatan kapabilitas sumber daya manusia sebagai bagian dari transformasi sektor pertahanan di era digital.
Sementara itu, Director-General ONI Australia Kathy Klugman menyampaikan komitmen negaranya untuk terus memperkuat hubungan kemitraan strategis dengan Indonesia melalui dialog yang terbuka, saling percaya, serta kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara.
Pertemuan ini menjadi cerminan eratnya hubungan Indonesia dan Australia dalam membangun kerja sama yang berlandaskan kepentingan bersama, sekaligus mempertegas komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik melalui sinergi di bidang pertahanan, intelijen, dan keamanan.
(Arya RK)
dibaca

