Rajawali Kompas

Ricuh Aksi "INDONESIA SEKARAT" Di Depan Gedung Grahadi Aparat Imbau Massa Menjaga Ketertiban

[Foto : Aksi Demonstrasi Di Depan Gedung Grahadi Surabaya]
Surabaya | Rajawalikompas.com – Aksi demonstrasi bertajuk "Warga Surabaya Turun ke Jalan: Indonesia Sekarat" yang berlangsung di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6) sore, berakhir ricuh setelah situasi memanas hingga malam hari.

Ratusan peserta aksi mulai memadati kawasan Jalan Gubernur Suryo sekitar pukul 16.20 WIB. Kepadatan massa mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi ditutup sementara guna menjaga keamanan dan kelancaran jalannya unjuk rasa.

Menjelang malam, situasi berubah semakin tegang. Sejumlah peserta aksi dilaporkan melemparkan benda ke arah aparat keamanan yang berjaga di dalam kawasan Gedung Grahadi. Di tengah jalan, kobaran api dari tumpukan sampah yang terbakar terlihat masih menyala, sementara suara letusan kembang api terdengar berkali-kali.

Selain itu, beberapa peserta aksi tampak mengendarai sepeda motor mengelilingi kobaran api. Massa lainnya menggoyang serta memukul pagar Gedung Grahadi sambil menyampaikan tuntutan agar dapat bertemu dengan pejabat pemerintah. Hingga saat kejadian berlangsung, tuntutan tersebut belum memperoleh tanggapan.

Di tengah meningkatnya eskalasi situasi, aparat keamanan tetap bertahan di dalam area Gedung Grahadi dan secara berkala menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar massa menjaga ketertiban, menghindari tindakan anarkis, serta membubarkan diri secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28E ayat (3). Namun, pelaksanaan hak tersebut tetap harus menghormati ketertiban umum, keamanan masyarakat, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun pihak yang diamankan. Aparat masih melakukan pengamanan dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar Gedung Grahadi.

(Eko RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama