Rajawali Kompas

Musprov Perbakin Jatim 2026. Mayjend TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi MSc.,MSI. Terpilih Aklamasi, Usung Visi Kembali Jadi Barometer Menembak Nasional


SURABAYA I RAJAWALIKOMPAS.COM – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Jawa Timur masa bakti 2026–2030 berlangsung di Gedung PEPABRI Surabaya, Rabu (17/06/2026). Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Timur ini menetapkan Mayjend TNI (Purn) Dr. Drs.Wibisono Poespitohadi, MSc., MSI (Han) sebagai Ketua Umum Pengprov Perbakin Jatim secara aklamasi.

 

Musprov kali ini mengusung tema “Melangkah Bersama dan Berprestasi, Perbakin Jatim Tetap Solid dan Sukses Selalu”. Pelaksanaannya dimajukan dari jadwal semula sebagai persiapan lebih matang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum KONI Jawa Timur Drs. Muhammad Nabil, M.Si., dan Mas Zulhak yang akrab disapa Dimas selaku perwakilan dari Perbakin Pusat,

Selanjutnya, sidang menetapkan presidium pimpinan sidang yang dipimpin oleh Umar Muchammad Ba’abdullah, sebelum menerima laporan pertanggungjawaban masa bakti 2023–2026 dari Ketua Umum sebelumnya, Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, S.H., M.Hum.

 

Dalam laporannya, kepengurusan periode sebelumnya melaporkan telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain mendukung pelaksanaan musyawarah di 26 pengurus kabupaten/kota, serta membentuk empat pengurus baru di daerah. Pengprov juga telah melaksanakan rapat kerja provinsi sebagai bentuk koordinasi dan pembinaan ke seluruh jajaran.

 

Setelah melalui proses pembahasan dan pemilihan, Mayjend TNI (Purn) Dr.Drs. Wibisono Poespitohadi terpilih secara aklamasi memimpin organisasi selama empat tahun ke depan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan visi besar: “Menjadikan Perbakin Jawa Timur sebagai Barometer Menembak Nasional yang Solid, Transparan, dan Berbasis Sport Science, untuk Mempertahankan Tradisi Juara serta Melahirkan Penembak Handal Dunia guna Merebut Kembali Supremasi Menembak Nasional.”

 

Ia mengakui Jawa Timur memiliki modal besar dengan 38 pengurus cabang aktif, namun masih tertinggal dalam perolehan medali emas dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Barat pada PON terakhir. Oleh karena itu, ditetapkan empat misi utama:

 

1. Revitalisasi Prestasi – Memperkuat Puslatda dan mengintegrasikan ilmu olahraga guna menyasar target emas di kejuaraan nasional.

2. Pemerataan Pembinaan – Memperbaiki standar fasilitas lapangan tembak serta mengadakan sertifikasi pelatih dan juri secara merata.

3. Pengembangan Cabang Olahraga – Menggalakkan tembak berburu, tembak reaksi, serta mendukung wisata olahraga.

4. Modernisasi Tata Kelola – Menerapkan sistem administrasi digital dan menjamin keuangan yang transparan dan akuntabel.

 

Program prioritas yang segera dijalankan meliputi gerakan “Perbakin Jatim Goes to School” untuk menjaring atlet usia dini, penyelenggaraan kompetisi rutin berbasis sistem penilaian elektronik, hingga integrasi dengan laboratorium olahraga untuk meningkatkan performa atlet.

 

“Kita tidak bisa lagi menggunakan cara konvensional. Perubahan strategi harus cepat dan terukur agar potensi yang ada benar-benar melahirkan hasil nyata,” tegasnya.

 

Ia juga berkomitmen melibatkan seluruh jajaran daerah, menghilangkan ego sektoral, dan membangun kerja sama dengan instansi terkait demi kemajuan olahraga menembak di Jawa Timur.

 

Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, Perbakin Jatim diharapkan mampu kembali mengukir kejayaan seperti pada PON XVIII tahun 2012 silam, saat meraih 9 medali emas dan menduduki peringkat pertama cabang olahraga menembak secara nasional.


(Wid RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama