Rajawali Kompas

Ketua MADAS Gresik Turun Langsung, Tunjukkan Solidaritas dalam Pencarian Pemancing Hilang di Benowo

[Foto : Ketua MADAS Sedarah H M Salim Saat Terjun Langsung Dalam Pencarian Korban Tenggelam]
Gresik | Rajawalikompas.com – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh organisasi kemasyarakatan Madura Asli (MADAS) Sedarah Kabupaten Gresik. Organisasi tersebut turut ambil bagian dalam operasi pencarian seorang pemuda asal Surabaya yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat memancing di kawasan perairan Benowo.

Sejak informasi mengenai hilangnya korban diterima pada Senin (8/6/2026), berbagai unsur gabungan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Di tengah upaya penyisiran yang melibatkan aparat dan relawan dari berbagai instansi, kehadiran MADAS menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial masih terjaga di tengah masyarakat.

Ketua DPC MADAS Sedarah Kabupaten Gresik, H. Muhammad Salim, S.Ag., bahkan turun langsung ke lokasi pencarian untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan keterlibatan anggotanya dalam membantu proses evakuasi.

Menurutnya, keterlibatan MADAS dalam operasi pencarian tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah yang membutuhkan kepedulian bersama.

"Kami hadir bukan sekadar sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama. Ketika mendapat informasi adanya warga yang diduga tenggelam saat memancing, kami langsung berkoordinasi dan mengerahkan anggota untuk ikut membantu proses pencarian," ujar H. Muhammad Salim.

Ia menegaskan bahwa penanganan situasi darurat membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan tim penyelamat menjadi faktor penting dalam mempercepat upaya pencarian.

"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan yang tanpa lelah melakukan penyisiran sejak pagi. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini. MADAS siap mendukung setiap kegiatan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat," tambahnya.

Di lapangan, anggota MADAS tampak berkoordinasi dengan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, serta sejumlah relawan lainnya. Medan pencarian yang cukup berat, berupa kawasan mangrove, lumpur, dan perairan pasang surut, tidak menyurutkan semangat para personel untuk terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban.

Korban diketahui bernama Lutman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Surabaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di posko pencarian, korban dilaporkan hilang saat memancing. Adapun ciri-cirinya antara lain berambut pendek, bertubuh kurus, berkulit sawo matang, serta terakhir terlihat mengenakan jaket warna krem, celana panjang hitam, dan sandal hitam.

Bagi MADAS Gresik, keterlibatan dalam operasi pencarian ini bukan semata membantu menemukan korban, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat. Kehadiran berbagai elemen yang bekerja bersama tanpa membedakan latar belakang menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap musibah.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih terus melakukan pencarian dan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban. Sementara itu, MADAS Sedarah Kabupaten Gresik memastikan akan terus memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif selama operasi kemanusiaan tersebut berlangsung.

Keterlibatan organisasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi contoh bahwa solidaritas sosial bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata yang mampu memberikan harapan bagi keluarga korban dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

(Eko RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama