![]() |
| [Foto : Sedekah Bumi Dusun Kandangan cerme] |
Rangkaian kegiatan budaya tahunan itu dihadiri unsur Forkopimcam Cerme, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga ratusan warga yang sejak pagi memadati lokasi acara. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga tradisi warisan leluhur.
Kepala Desa Kandangan, Fenta Aquarista, menyampaikan bahwa Sedekah Bumi bukan hanya sekedar tradisi rutin tahunan, melainkan bagian dari nilai spiritual dan budaya yang harus terus dijaga oleh generasi penerus.
Menurutnya, tradisi tersebut menjadi ruang pemersatu masyarakat sekaligus pengingat pentingnya menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan zaman.
“Sedekah Bumi mengajarkan kita tentang rasa syukur, kebersamaan, dan pentingnya menjaga budaya yang diwariskan para leluhur,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Fenta Aquarista juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan perkembangan dan lingkungan pergaulan anak-anak sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan generasi muda.
Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter dan pengawasan keluarga memiliki peranan penting agar anak-anak terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral maupun kehidupan sosial mereka.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cerme, Masrifah, mengapresiasi kekompakan masyarakat Dusun Kandangan yang dinilai masih konsisten menjaga budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Menurutnya, tradisi Sedekah Bumi memiliki nilai luhur karena bukan hanya menjadi kegiatan budaya, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial antarwarga dan memperkuat identitas masyarakat desa.
Nuansa sakral semakin terasa dengan digelarnya pagelaran wayang kulit yang dipimpin dalang Puguh Prasetyo. Iringan gamelan dan alur cerita pewayangan menghadirkan suasana penuh makna serta menjadi hiburan budaya yang sangat dinantikan masyarakat.
Pagelaran tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan seni budaya Jawa yang sarat akan pesan moral, filosofi kehidupan, dan ajaran tentang kebijaksanaan.
Rangkaian Sedekah Bumi berlangsung penuh kekeluargaan hingga malam hari dan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar masyarakat Dusun Kandangan senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
(Ul RK)
dibaca
