Kiprah Kebudayaan Pendopo Limo: Merajut Kebhinekaan Lewat Ziarah dan Silaturahmi Lintas Tokoh

Admin
By -
0


Tangerang  | Rajawalikompas.com - Gerakan kebudayaan yang digerakkan oleh Pendopo Limo terus bergulir layaknya air mengalir. Dipimpin langsung oleh sang pendiri, Ki Sawung Rahsa, komunitas ini konsisten melintasi sekat-sekat perbedaan demi mengukuhkan kembali nilai-nilai luhur Nusantara.


Baru-baru ini, jejak silaturahmi mereka terekam saat melakukan ziarah ke makam ulama kharismatik, almarhum Syekh Ali Jaber, yang berlokasi di kompleks Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang. Mengenakan pakaian lurik khas Jawa dan ikat kepala tradisional, kehadiran tokoh-tokoh Pendopo Limo di pusara sang Syekh menjadi potret indahnya penghormatan terhadap tokoh bangsa.

Tidak berhenti pada ziarah kubur tokoh Islam, pergerakan Pendopo Limo juga menyasar penguatan toleransi beragama secara langsung. Dalam sebuah kesempatan dialog kebangsaan, Ki Sawung Rahsa tampak membagikan momen kebersamaan yang hangat bersama seorang Bhikkhu Buddha. Aksi sederhana menyuguhkan air minum kepada pemuka agama tersebut menjadi simbol nyata dari visi mereka: merangkul semua golongan tanpa memandang perbedaan latar belakang keyakinan.

"Gerakan ini adalah bentuk ikhtiar untuk terus menginstal dan merawat praktisi kebudayaan Nusantara. Kita harus aktif menemui lintasan tokoh agar spirit persatuan ini tidak padam," ujar perwakilan Pendopo Limo.


Melalui ziarah ke makam-makam tokoh Nusantara dan rajutan silaturahmi lintas iman, Pendopo Limo membuktikan bahwa kebudayaan adalah media paling cair dan efektif untuk menyatukan hati masyarakat di tengah keberagaman bangsa. Pungkas BOPO Riyanto Pendopo limo Malang Selatan 

(Hamim RK)

Baca Juga

dibaca
Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default