Runtuhnya Kesultanan Palembang Darussalam: Serangan Nekat ke Keraton (1825)

Admin
By -
0


Palembang | Rajawalikompas.com - Pada penghujung tahun 1825, babak akhir perlawanan Kesultanan Palembang terhadap pemerintahan kolonial Belanda mencapai puncaknya. Peristiwa dramatis ini terekam dalam arsip surat kabar Belanda, Dordrechtsche Courant, edisi 10 Mei 1825 (berdasarkan laporan resmi Batavia tertanggal 18 Desember).

Waktu Kejadian: Malam hari, tanggal 20 hingga 23 November 1825.

Pihak Penyerang: Sekitar 300 hingga 400 orang pasukan pribumi di bawah pimpinan Sultan muda, yang hanya dipersenjatai tombak dan klewang tanpa persiapan matang.


Sasaran: Keraton Palembang yang saat itu diduduki oleh pasukan kolonial Belanda di bawah komando Letnan Kolonel Cartel, di bawah pengawasan Residen Reynst.


Meskipun dilakukan secara mendadak di tengah kegelapan malam, serangan tersebut dinilai pihak kolonial sebagai tindakan yang "mendekati kegilaan." Pasalnya, pasukan Sultan maju tanpa strategi militer yang memadai dan langsung berhadapan dengan benteng serta meriam kekuatan Eropa yang siaga.


Korban Jiwa: Di pihak penyerang, 20 hingga 30 orang tewas dan sejumlah lainnya luka-luka. Sementara di pihak kolonial, tercatat 23 orang terluka (dua di antaranya kemudian meninggal dunia, termasuk beberapa perwira yang mengalami luka parah).


Pengasingan Susuhunan: Pasca-penyerangan, Residen Palembang mendesak Susuhunan dan putranya untuk diberangkatkan ke Batavia. Sang Susuhunan beserta keluarga akhirnya naik kapal Wilhelmina menuju Batavia, sementara sang putra menolak dan memilih bertahan di pedalaman.


Peristiwa nekat di penghujung tahun 1825 ini menjadi penutup dari rangkaian panjang perlawanan rakyat dan Kesultanan Palembang, yang sekaligus menandai runtuh dan dihapusnya Kesultanan Palembang Darussalam oleh pemerintah kolonial Belanda.Sultan Ahmad Najamuddin IV kemudian diasingkan ke Banda Neira di Kepulauan Maluku.

(Iftiqar S.A.Ponto /Hamim RK)

Baca Juga

dibaca
Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Posting Komentar (0)
3/related/default