Jombang | Rajawalikompas.com – Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Desa Watudakon, tepatnya di Dusun Jungkir, memberikan manfaat nyata bagi para petani. Melalui pembangunan dua titik sumur bor, program ini membantu memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian dengan cakupan mencapai sekitar 250 hektare.
Keberadaan fasilitas sumur bor tersebut menjadi kabar baik bagi petani setempat. Ketersediaan sumber air yang memadai diharapkan dapat mendukung kelancaran pengairan sawah, terutama ketika curah hujan tidak menentu dan petani membutuhkan pasokan air untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
Ketua UPKK, Rudi Hermanto, bersama bendahara Ahmad, turut mendukung pelaksanaan program IRPOM tersebut. Pembangunan dua titik sumur bor diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi para petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.
“Alhamdulillah, program IRPOM ini sangat membantu petani. Dengan adanya dua titik sumur bor, kebutuhan air untuk pengairan lahan pertanian menjadi lebih terbantu,” ungkap perwakilan pelaksana program.
Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan usaha pertanian. Dengan dukungan sarana irigasi, petani diharapkan dapat lebih mudah mengatur kebutuhan air bagi tanaman sehingga kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lebih optimal.
Cakupan pengairan yang mencapai sekitar 250 hektare menjadi potensi besar bagi pengembangan pertanian di Desa Watudakon. Selain membantu memenuhi kebutuhan air, keberadaan sumur bor ini diharapkan turut mendukung peningkatan produktivitas lahan dan menjaga keberlangsungan usaha tani masyarakat.
Program IRPOM tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap sektor pertanian di tingkat desa. Para petani berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan adanya dua titik sumur bor ini, Desa Watudakon diharapkan semakin mampu memperkuat sektor pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
(Lin RK)
dibaca

