Gresik | Rajawalikompas.com — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan ditunjukkan Polres Gresik Polda Jawa Timur melalui program “Polres Gresik Peduli”. Sebanyak tiga desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, menjadi sasaran penyaluran bantuan air bersih, Kamis (3/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih di tengah musim kemarau. Tiga desa yang menjadi lokasi distribusi yakni Desa Wahas, Desa Ganggang, dan Desa Pacuh.
Sejak pagi, personel Polres Gresik turun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga. Air yang diangkut menggunakan armada tangki tersebut disalurkan ke berbagai wadah penampungan milik masyarakat.
Penyaluran dipimpin Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto, bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas. Sejumlah personel turut terlibat, di antaranya anggota Kamsel Satlantas, Bhabinkamtibmas Polsek Balongpanggang, serta anggota Turjawali Satlantas Polres Gresik.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak sekadar mendistribusikan bantuan, tetapi juga memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak musim kemarau.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan manfaat langsung bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau saat ini,” ujar Ramadhan.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang menyangkut keberlangsungan aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, kehadiran pemerintah dan berbagai elemen sosial diperlukan untuk membantu warga ketika ketersediaan air mengalami gangguan.
Ramadhan berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan domestik masyarakat, terutama untuk keperluan minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Kami berharap bantuan ini mencukupi kebutuhan harian warga, baik untuk memasak, minum, maupun keperluan rumah tangga lainnya. Polres Gresik berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun,” tegasnya.
Bagi warga di tiga desa tersebut, distribusi air bersih menjadi bantuan yang berarti di tengah keterbatasan pasokan air selama musim kemarau. Kedatangan armada tangki air dari Polres Gresik pun mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan dan berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.
Langkah Polres Gresik ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dampak musim kemarau tidak hanya membutuhkan intervensi jangka pendek, tetapi juga koordinasi berkelanjutan agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah rawan kekeringan tetap terjamin.
(Dwi RK)
dibaca
