Gresik | Rajawalikompas.com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, RS Wates Husada Balongpanggang kembali menggelar kegiatan donor darah. Sebanyak 75 orang mengikuti kegiatan sosial tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.Senin(31/08/2026).
[Foto : dr Titin Ekowati Direktur Utama RS Wates Husada mengikuti Donor Darah]
Kegiatan donor darah tersebut menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan. Jika kemerdekaan dahulu diperjuangkan dengan pengorbanan para pahlawan, kini semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan orang lain.
Donor darah di RS Wates Husada sendiri bukan merupakan kegiatan seremonial semata. Kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Direktur Utama RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah.
Menurutnya, kebutuhan darah tidak mengenal waktu. Pasien kecelakaan, ibu yang membutuhkan pertolongan saat persalinan, pasien operasi maupun mereka yang menjalani perawatan tertentu sewaktu-waktu dapat membutuhkan darah.
“Donor darah merupakan tindakan sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar. Darah yang kita donorkan dapat membantu menyelamatkan kehidupan orang lain. Karena itu, kami ingin kegiatan ini terus menjadi bagian dari budaya kepedulian di RS Wates Husada,” ujar dr. Titin Ekowati.
Ia menambahkan, momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 menjadi kesempatan yang tepat untuk kembali mengingat pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, dr. Setyo Wibowo selaku Manajer RS Wates Husada mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti donor darah.
Menurutnya, kehadiran 75 peserta menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian masih tumbuh kuat di lingkungan masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan yang memberikan manfaat. Donor darah adalah salah satu bentuk gotong royong yang sangat nyata. Kita memberikan sesuatu yang berasal dari diri kita untuk membantu orang lain yang bahkan mungkin tidak kita kenal,” kata dr. Setyo Wibowo.
Ia berharap kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan tersebut dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjadi pendonor sukarela.
Lebih dari sekedar kegiatan sosial, donor darah juga menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Satu orang yang bersedia mendonorkan darahnya dapat memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarganya.
Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 pun menjadi semakin berarti ketika semangat perjuangan diterjemahkan dalam aksi nyata. Tidak dengan mengangkat senjata, tetapi dengan mengulurkan tangan dan berbagi kehidupan.
Melalui kegiatan tersebut, RS Wates Husada Balongpanggang berkomitmen untuk terus hadir tidak hanya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif menumbuhkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong.
Sebab kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang mampu memberikan arti bagi kehidupan orang lain. Dan hari ini, 75 orang telah memilih untuk berbagi harapan melalui setetes darah.
(Dwi RK)
dibaca
