Rajawali Kompas

Sekolah Rakyat Resmi Dibuka di Majenang, 270 Siswa dari Keluarga Tidak Mampu Dapat Pendidikan Gratis


Cilacap | Rajawalikompas.com — Program Sekolah Rakyat resmi mulai berjalan di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Senin (31/8/2026). Program pendidikan berasrama tersebut menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan tidak mampu dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pendidikan unggulan yang dirancang secara terintegrasi. Pada hari pertama pelaksanaan, para siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak.

“Sekolah Rakyat ini sesuai harapan Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan. Salah satu syaratnya adalah warga miskin dan tidak mampu, dan semua biaya ditanggung pemerintah,” ujar Annisa.

Menurut Annisa, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan tidak sekadar memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi.

Dari sisi kesiapan fasilitas, pembangunan Sekolah Rakyat di Majenang telah mencapai sekitar 96 persen. Sejumlah sarana utama untuk menunjang kegiatan belajar dan kehidupan siswa di lingkungan asrama juga telah disiapkan.

Sekolah tersebut memiliki empat kelas untuk jenjang SMA, empat kelas SMP, dan satu kelas SD. Setiap kelas dirancang menampung 30 siswa, sehingga secara keseluruhan terdapat 270 siswa yang mengikuti program pendidikan tersebut.

Konsep pendidikan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik di ruang kelas. Sebagai sekolah berasrama, para siswa akan menjalani pola pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan keseharian mereka.

Pemerintah menyediakan pendidikan tanpa biaya, asrama, makan, hingga perlengkapan sekolah bagi para peserta didik.

Program Sekolah Rakyat diposisikan sebagai salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Dengan konsep boarding school, siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan secara gratis, tetapi juga memperoleh dukungan kebutuhan dasar selama mengikuti proses pembelajaran.

Pemerintah berharap model pendidikan tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sekaligus membuka kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk meningkatkan taraf hidup mereka melalui pendidikan.

Pada hari pembukaan, agenda kegiatan juga dijadwalkan terhubung secara daring melalui Zoom bersama Presiden Prabowo Subianto. Sementara itu, Wakil Menteri Sosial dijadwalkan hadir langsung di Majenang dalam rangka pembukaan program Sekolah Rakyat tersebut.

Kehadiran Sekolah Rakyat di Majenang menjadi bagian dari upaya memperluas intervensi pemerintah di bidang pendidikan sekaligus penanggulangan kemiskinan. Harapannya, pendidikan tidak berhenti sebagai layanan dasar, tetapi menjadi jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk membangun masa depan yang lebih baik.

(Arif RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama