Rajawali Kompas

Ribuan Pelajar Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Cerme, Kreativitas dan Nasionalisme Berpadu di Jalanan

[Foto : Kegiatan Karnaval Kecamatan Cerme]
Gresik | Rajawalikompas.com — Jalanan Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, berubah menjadi panggung kebangsaan, Sabtu (15/8/2026). Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan turun ke jalan mengikuti Karnaval Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Karnaval yang melibatkan peserta didik tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK se-Kecamatan Cerme tersebut berlangsung meriah. Beragam kreativitas yang ditampilkan para peserta berpadu dengan semangat kemerdekaan dan antusiasme masyarakat yang menyaksikan di sepanjang jalur karnaval.

Rangkaian peserta diberangkatkan dari kawasan SKB Cerme dan bergerak menuju Patra Raya. Sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB, suasana di sejumlah titik yang dilalui peserta tampak dipenuhi masyarakat.

Bagi Kecamatan Cerme, karnaval tidak sekedar menjadi agenda tahunan untuk memperingati kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memahami bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kedisiplinan dan gotong royong.

Camat Cerme, Umar Hasyim, S.H., M.M., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai hiburan masyarakat sekaligus bagian dari upaya menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

“Harapannya, karnaval ini dapat menghibur masyarakat di wilayah Kecamatan Cerme sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan,” ujar Umar.

Tidak hanya menampilkan kemeriahan, peserta juga mengikuti proses penilaian. Panitia menetapkan sejumlah kriteria untuk menentukan penampilan terbaik pada masing-masing jenjang pendidikan.

Kategori penilaian dibagi menjadi tiga kelompok, yakni SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK. Dari setiap kategori tersebut akan ditetapkan juara I, II dan III.

“Untuk penilaian ada kriterianya. Nanti masing-masing jenjang akan ditentukan juara satu, dua dan tiga. Hasilnya akan diumumkan setelah proses penilaian selesai,” jelas Umar.

Berdasarkan laporan panitia, karnaval tahun ini diikuti sebanyak 27 peserta atau kontingen, yang terdiri atas 19 peserta tingkat SD/MI, empat peserta SMP/MTs dan empat peserta SMA/SMK.

Jumlah tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai satuan pendidikan dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan di Kecamatan Cerme.

Dalam laporan panitia disebutkan, pelaksanaan karnaval menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cerme, perwakilan Polsek dan Koramil, Tim Penggerak PKK Kecamatan Cerme, jajaran pemerintah kecamatan, kepala sekolah, guru, pendamping peserta hingga masyarakat.

Di balik kostum, atraksi dan kreativitas yang ditampilkan, karnaval kemerdekaan membawa pesan yang lebih luas. Generasi muda diperkenalkan pada nilai-nilai kebersamaan melalui sebuah kegiatan yang melibatkan sekolah, pemerintah, orang tua, pendamping dan masyarakat secara bersamaan.

Kedisiplinan peserta selama mengikuti rute, kerja sama dalam mempersiapkan penampilan hingga keberanian menunjukkan kreativitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses tersebut.

Karena itu, kemeriahan karnaval tidak semata diukur dari banyaknya peserta maupun penampilan yang ditampilkan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang pendidikan karakter yang mempertemukan nilai nasionalisme dengan kreativitas generasi muda.

Karnaval menjadi salah satu bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Cerme.

Sebelumnya, berbagai kegiatan telah digelar sejak awal Agustus. Di antaranya lomba olahraga antardesa, pertandingan mini soccer menggunakan sarung yang melibatkan perangkat desa, serta lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) untuk tingkat SD, SMP dan SMA.

Rangkaian tersebut akan berlanjut menuju puncak peringatan kemerdekaan melalui upacara bendera pada 17 Agustus 2026 yang dipusatkan di SKB Cerme.

Umar berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui berbagai kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kami berharap ke depan kegiatan bisa lebih meriah, lebih semarak dan melibatkan masyarakat lebih luas,” katanya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Cerme akhirnya bukan hanya tentang bagaimana sebuah wilayah merayakan hari kemerdekaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, dunia pendidikan dan masyarakat dalam satu semangat yang sama: merawat persatuan melalui kebersamaan.

Dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur, kemeriahan yang hadir di jalan-jalan Cerme diharapkan tidak berhenti ketika karnaval usai. Nilai gotong royong, disiplin, persatuan dan kecintaan terhadap bangsa diharapkan tetap tumbuh dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan generasi penerus.

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama