Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan syiar Islam, aksi sosial, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai persaudaraan.
Di bawah kepemimpinan Gus Muhammad Sukhoiri, S.H. selaku Ketua Yayasan Wong Bodho dan Sugito, S.H. selaku Ketua PASSER Wong Bodho DPD Kabupaten Gresik, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi lintas komunitas sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam bingkai Islam yang damai, moderat, dan penuh kasih sayang.
Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa (4/8/2026) dengan tahlil bersama, silaturahmi antarjamaah dan komunitas, persiapan pelaksanaan kegiatan, serta hiburan musik reggae yang dikemas secara santun sebagai media mempererat kebersamaan tanpa mengesampingkan nilai-nilai religius.
Memasuki hari kedua, Rabu (5/8/2026), kegiatan dilanjutkan dengan khitan massal sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat, hiburan religi, hingga Ngaji Cangkruk "Sinau Bareng" yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Ishoma Debu Jalanan, Den Basito, Gus Sabrang, Gus Eeng, dan Gus Gendeng.
Dalam tausiyahnya, para narasumber mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, menanamkan akhlakul karimah, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman. Dakwah yang disampaikan dikemas dengan bahasa yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial. Khitan massal yang digelar merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan Wong Bodho terhadap masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung.
Ketua Yayasan Wong Bodho, Gus Muhammad Sukhoiri, S.H., berharap kegiatan ini mampu memperkuat semangat Islam rahmatan lil 'alamin yang mengedepankan kasih sayang, toleransi, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.
Keberhasilan penyelenggaraan acara ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk JatimMandiri.id sebagai sponsor, para relawan, donatur, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang turut berpartisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pengajian Akbar dan Silaturahmi Jamaah Ngaji Cangkruk "Sinau Bareng" dinilai menjadi contoh bahwa dakwah dapat dikemas secara inklusif, membangun, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa. Semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial yang tercermin dalam kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila serta amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi inspirasi bagi berbagai daerah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeadaban.
(Fakhri RK)
dibaca
