![]() |
| [Foto : Iringan Karnaval Di Balongpanggang] |
Sebanyak 87 peserta dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini se-Kecamatan Balongpanggang mengikuti kegiatan yang berlangsung Rabu (12/8/2026). Peserta berasal dari Satuan PAUD Sejenis (SPS), Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Raudhatul Athfal (RA).
Kegiatan tersebut dikemas dengan suasana yang dekat dengan dunia anak. Mereka mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, membawa atribut bernuansa merah putih, serta tampil dalam balutan tema perjuangan.
Ketua panitia kegiatan, Lilis Suntari, M.Pd., mengatakan karnaval tersebut memiliki nilai edukatif yang penting bagi perkembangan anak. Selain mengenalkan semangat kemerdekaan, kegiatan juga menjadi ruang bagi anak untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme sejak usia dini. Anak-anak juga dilatih untuk berani tampil dan percaya diri di depan banyak orang,” kata Lilis.
Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui kegiatan belajar di dalam kelas. Pengalaman mengikuti kegiatan bersama juga dapat memberikan pembelajaran sosial bagi anak, termasuk belajar disiplin, mengikuti aturan, bekerja sama, serta menghargai keberagaman.
Rute karnaval disesuaikan dengan kelompok peserta. Untuk kategori SPS dan KB, rombongan diberangkatkan dari Lapangan Gelora Balongpanggang menuju Pasar Sayur atau Terminal Balongpanggang.
Sedangkan peserta dari jenjang TK dan RA mengambil start dari lokasi yang sama dengan tujuan akhir Rest Area Kedungpring.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung semarak. Anak-anak didampingi para guru dan orang tua yang turut berpartisipasi mengenakan pakaian adat. Kehadiran orang tua membuat kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan keluarga dan masyarakat.
Lilis menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga yang telah ikut mengambil bagian. Ia menilai dukungan bersama menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan antarpendidik dan lembaga PAUD di Kecamatan Balongpanggang.
“Kami mengapresiasi seluruh lembaga TK, RA, KB dan SPS yang bersama-sama melaksanakan kegiatan ini. Semoga kekompakan dan dukungan seperti ini terus terjaga,” ujarnya.
Tema “Perjuangan” yang diangkat dalam karnaval juga menjadi pesan tersendiri. Anak-anak dikenalkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang para pendahulu bangsa, sehingga nilai menghargai sejarah dan mencintai tanah air perlu diperkenalkan sejak masa kanak-kanak.
Bagi para peserta, kemerdekaan hadir dalam bentuk yang sederhana: berjalan bersama, mengenakan pakaian adat, membawa simbol merah putih, dan berani tampil di hadapan masyarakat.
Namun di balik kemeriahan tersebut, tersimpan tujuan yang lebih besar, yakni membangun generasi yang mengenal identitas bangsanya, menghargai keberagaman, serta tumbuh dengan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap Indonesia.
(Dwi RK)
dibaca
