Rajawali Kompas

Kades Jatiwangsan Disorot, Dugaan Kedekatan dengan Perempuan Bersuami Berujung Cekcok

[Foto : Balai Desa Jatiwangsan Kemiri Purworejo]
Purworejo | Rajawalikompas.com - 15/8/2026, Kepala Desa Jatiwangsan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, menjadi sorotan setelah muncul dugaan kedekatan khusus dengan seorang perempuan yang disebut merupakan warganya sendiri dan telah bersuami.

Persoalan tersebut mencuat setelah sang suami disebut menemukan percakapan WhatsApp bernuansa mesra antara istrinya dengan kepala desa. Informasi itu disampaikan oleh seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Menurut narasumber, peristiwa tersebut diketahui pada Rabu malam 11/8/2026. Saat itu, sang istri meminta suaminya menemani anak mereka tidur dengan alasan hendak mengerjakan tugas.

Namun, sang suami disebut merasa curiga lantaran istrinya tidak menggunakan laptop, melainkan sibuk dengan telepon seluler. Ketika telepon tersebut diperiksa, ditemukan percakapan WhatsApp antara istrinya dengan kepala desa yang dinilai menunjukkan kedekatan khusus.

Temuan itu kemudian memicu pertengkaran. Sang suami disebut menghubungi kepala desa melalui telepon seluler istrinya. Keduanya kemudian bertemu di area belakang Balai Desa Jatiwangsan.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana tegang dan berujung cekcok. Menurut narasumber, persoalan itu kemudian sempat diupayakan penyelesaiannya melalui mediasi yang melibatkan pihak-pihak terkait.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Kepala Desa Jatiwangsan mengenai dugaan kedekatan tersebut maupun kronologi pertemuan di belakang balai desa.

Munculnya persoalan tersebut turut menjadi perhatian masyarakat. Sebab, kepala desa merupakan figur yang memegang mandat publik sekaligus menjadi salah satu wajah pemerintahan di tingkat desa.

Sejumlah warga, menurut narasumber, berharap persoalan tersebut dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

Bahkan, muncul harapan agar kepala desa mempertimbangkan sikap yang bertanggung jawab apabila dugaan tersebut terbukti benar, mengingat posisi kepala desa berkaitan erat dengan kepercayaan dan keteladanan di tengah masyarakat.

Meski demikian, seluruh informasi mengenai dugaan kedekatan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian. Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan kesalahan pihak mana pun.

Awak media telah berupaya menghubungi Kepala Desa Jatiwangsan melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait dugaan kedekatan dengan warga, termasuk mengenai pertemuan yang disebut berlangsung di belakang Balai Desa Jatiwangsan.

Namun hingga berita ini disusun, pesan yang disampaikan belum mendapatkan jawaban.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi Kepala Desa Jatiwangsan maupun pihak perempuan yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan penjelasan atas informasi yang beredar.

Publik pada akhirnya membutuhkan satu hal: kejelasan. Bukan sekadar kabar yang beredar, melainkan penjelasan dari pihak yang bersangkutan agar persoalan tersebut tidak terus berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.


(Adi RK)

Baca Juga

dibaca

1 Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama