Rajawali Kompas

Jumpa Pers Revitalisasi UPT SDN 225 Gresik, Pihak Sekolah Paparkan Progres dan Kesiapan Pembangunan

[Foto : Jumpa Pers UPT SDN 225 Gresik]
Gresik | Rajawalikompas.com — Pelaksanaan program revitalisasi sarana dan prasarana UPT SD Negeri 225 Gresik menjadi perhatian sejumlah pihak. Hal tersebut mengemuka dalam jumpa pers yang digelar pihak sekolah bersama jajaran terkait, yang turut dihadiri insan media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPT SD Negeri 225 Gresik, Umy Latifah, S.Pd.M.Pd menyampaikan penjelasan mengenai program revitalisasi, tahapan pekerjaan, dukungan berbagai pihak, serta kesiapan pembangunan sarana pendidikan di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Kepatihan Dodik Sorprayogi, Babinsa, pelaksana teknis  Much. Hidayatul Mukhlis, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Kehadiran media dan LSM turut memberikan ruang bagi penyampaian informasi mengenai pelaksanaan pembangunan secara terbuka kepada publik.

Program revitalisasi UPT SD Negeri 225 Gresik merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah  Direktorat Sekolah Dasar.

Berdasarkan dokumen proyek, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Perjanjian Kerja Sama Nomor 1810.4/C3.3/BP2.01/01/20500369/VII/PKS/2026. Pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) UPT SD Negeri 225 Gresik, yang beralamat di Jalan Raya Kepatihan Nomor 155, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Program revitalisasi tersebut mendapatkan dukungan dana dari APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.623.013.623. Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 150 hari kalender, mulai Agustus hingga Desember 2026.

Dalam jumpa pers, pihak sekolah bersama pelaksana menjelaskan bahwa pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan spesifikasi teknis serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek.

Kepala Desa Kepatihan, Dodik Sorprayogi, menyatakan dukungannya terhadap proses pembangunan. Sementara pelaksanaan teknis di lapangan ditangani  Much. Hidayatul Mukhlis .S.T.

Salah satu bagian utama dari revitalisasi adalah pembangunan empat ruang kelas. Saat ini berbagai persiapan pekerjaan terus dilakukan dan empat ruang kelas tersebut akan memasuki tahap pekerjaan beton.

Untuk mendukung pekerjaan beton tersebut, BCA Beton Citra Abadi turut memberikan dukungan. Material beton yang digunakan disiapkan dengan mengacu pada kebutuhan dan spesifikasi teknis pekerjaan.

Selain material beton, berbagai kebutuhan konstruksi lainnya juga telah dipersiapkan, termasuk genteng , besi dan material bangunan lainnya dari Good Year Karang pilang yang digunakan sesuai kebutuhan pembangunan.

Pihak pelaksana juga menyampaikan perhatian terhadap aspek keselamatan kerja. Tenaga kerja yang terlibat dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) selama menjalankan aktivitas pembangunan,dan telah diserahkan kepada pihak pelaksana untuk mendukung proses pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Kehadiran media dan LSM dalam jumpa pers menjadi bagian dari penyampaian informasi kepada publik mengenai pelaksanaan revitalisasi. Pihak sekolah berharap komunikasi dengan berbagai unsur dapat terus terjalin selama proses pembangunan berlangsung.

Kepala UPT SDN 225 Gresik, Umy Latifah, S.Pd.M.Pd, berharap seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat bagi peserta didik.

“Semoga seluruh proses, dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan selesai nanti, dapat menghasilkan fasilitas pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung kenyamanan belajar anak-anak kita. Kerja sama dan dukungan dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini,” ujarnya.Kamis (20/08/2026)

Revitalisasi UPT SD Negeri 225 Gresik diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas yang lebih memadai diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.

Dengan dukungan pemerintah melalui APBN, sinergi pemerintah desa, pihak sekolah, pelaksana teknis, dunia usaha, serta perhatian media dan masyarakat sipil, pembangunan tersebut diharapkan dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

(Dwi RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama