Rajawali Kompas

Satu Keluarga Pengendara Honda Beat Alami Kecelakaan Maut di Sememi, Bocah 7 Tahun Tewas di Tempat

[Foto : Kecelakaan lalulintas di jalan raya sememi]
Surabaya | RajawaliKompas.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu keluarga terjadi di Jalan Raya Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan seorang bocah berusia sekitar 7 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara ibu korban mengalami luka berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi L 5060 V berboncengan empat orang, yakni seorang ibu sebagai pengendara, dua anaknya yang masing-masing berusia sekitar 7 tahun dan 2 tahun, serta seorang nenek.

Saat perjalanan, anak berusia 7 tahun diketahui duduk di bagian depan sepeda motor, sedangkan anak berusia 2 tahun berada di belakang bersama sang nenek.

Menurut informasi awal yang diperoleh di lokasi, pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak bagian belakang truk pengangkut sampah yang sedang terparkir di tepi Jalan Raya Sememi.

Benturan keras mengakibatkan bocah berusia 7 tahun mengalami luka fatal dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sang ibu mengalami luka berat hingga diduga mengalami patah tulang dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sementara itu, anak berusia 2 tahun dan sang nenek dilaporkan selamat meski mengalami luka-luka. Keduanya juga telah mendapatkan penanganan dari petugas medis.

Petugas dari Satlantas, PMI, dan relawan segera melakukan evakuasi korban serta mengamankan lokasi kejadian. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Sememi sempat mengalami kepadatan akibat proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap para korban masih belum diketahui. Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan demi mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan pengendara melaju dengan kecepatan tinggi merupakan keterangan awal yang diperoleh di lokasi kejadian dan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Identitas korban juga belum diumumkan secara resmi oleh aparat berwenang.


(Wid RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama