![]() |
| [Foto : Kebakaran Di Kawasan Padat Penduduk Di Dukuh Kupang Gang 25 Surabaya] |
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kobaran api pertama kali terlihat berasal dari sebuah kedai nasi goreng yang berada di depan Soto Ayam Boyolali. Dalam hitungan menit, api membesar dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya akibat tiupan angin serta material bangunan yang mudah terbakar.
Empat bangunan yang terdampak kebakaran meliputi satu kedai nasi goreng yang diduga menjadi titik awal munculnya api, sebuah kios parfum, sebuah warung kopi, serta satu rumah milik warga yang berada di bagian belakang lokasi kejadian.
Selain mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, peristiwa tersebut juga menyebabkan satu orang mengalami luka bakar. Korban segera dievakuasi oleh petugas menuju Puskesmas Dukuh Kupang untuk mendapatkan penanganan medis.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya bergerak cepat dengan menerjunkan sejumlah unit pemadam ke lokasi. Berkat upaya intensif petugas, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke permukiman padat di sekitar lokasi.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada ledakan tabung elpiji, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. Polisi juga tengah melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan tabung elpiji, termasuk memastikan kondisi regulator, selang, dan instalasi gas selalu dalam keadaan layak pakai. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran, khususnya di kawasan permukiman yang memiliki tingkat kepadatan tinggi.
(Wid RK)
dibaca
