TUBAN | RAJAWALIKOMPAS.COM – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Kasatresnarkoba Polres Tuban, AKP Raharjo, S.H., menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi slogan atau seremonial tahunan. Menurutnya, ancaman terhadap bangsa saat ini tidak hanya berupa perpecahan sosial, tetapi juga bahaya narkotika yang terus mengincar generasi muda Indonesia.
"Pancasila adalah fondasi bangsa yang telah terbukti mampu mempersatukan Indonesia yang beragam. Semangat itu harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa," ujarnya.
Di era digital yang serba cepat, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan mulai dari penyebaran informasi palsu, intoleransi, hingga peredaran narkotika yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjalankan aksinya. Karena itu, seluruh komponen bangsa dituntut untuk memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab bersama.
AKP Raharjo menilai bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. Keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membangun ketahanan sosial guna mencegah penyalahgunaan narkotika.
"Pancasila mengajarkan persatuan, kemanusiaan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba," tegasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral, karakter, dan integritas sumber daya manusianya.
Berbagai kalangan menilai bahwa semangat Pancasila tetap relevan sebagai kompas bangsa dalam menghadapi tantangan global. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial yang terjadi, nilai persatuan dan gotong royong menjadi kekuatan utama yang harus terus dipelihara.
Momentum 1 Juni tahun ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga persatuan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat komitmen menjaga Indonesia yang aman, damai, maju, dan berkeadilan.
"Hari Lahir Pancasila 2026: AKP Raharjo Tegaskan Persatuan Bangsa dan Perang Melawan Narkoba Harus Berjalan Beriringan.
(Wid RK)
dibaca
