Rajawali Kompas

PROF. JOKO WAHYUDI Paparkan Konsep "Regensi Sel" Dalam Seminar Kesehatan Di Surabaya

[Foto : Prof. Joko Wahyudi, S.E., M.Si., Ph.D]
Surabaya | Rajawalikompas.com – Seminar kesehatan bertajuk “Usia Sel dan Rejuvenasi 33 Tahun” yang digelar di Hotel Monoloog, Jalan Arjuna, Surabaya, Minggu (31/5/2026), menghadirkan Prof. Joko Wahyudi, S.E., M.Si., Ph.D. sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan konsep yang disebutnya sebagai Regensi Sel, sebuah pendekatan yang menggabungkan pola hidup sehat, pemanfaatan bahan-bahan herbal, disiplin diri, serta penguatan aspek spiritual.

Di hadapan puluhan peserta, Prof. Joko menjelaskan bahwa kesehatan dan vitalitas tubuh tidak hanya dipengaruhi oleh asupan nutrisi, tetapi juga oleh kondisi mental, ketenangan batin, serta konsistensi dalam menjalankan pola hidup yang teratur.

Menurutnya, salah satu momen yang dianggap ideal untuk menjalankan rangkaian metode tersebut adalah setelah menunaikan sholat. Ia menilai kondisi psikologis seseorang setelah beribadah cenderung lebih tenang dan fokus sehingga dapat mendukung pembentukan kebiasaan positif dalam menjaga kesehatan.

"Metode ini bukan hanya berbicara tentang konsumsi herbal atau makanan sehat, tetapi juga tentang membangun komunikasi yang baik dengan diri sendiri, menjaga niat, serta kedisiplinan dalam merawat tubuh," ujar Prof. Joko dalam paparannya.

Dalam seminar tersebut, Prof. Joko memperkenalkan beberapa tahapan yang menurutnya dapat membantu seseorang menjaga kebugaran tubuh, antara lain menjalankan pola hidup sehat secara konsisten, mengonsumsi bahan-bahan herbal pilihan, menjaga keseimbangan nutrisi, serta membangun sugesti positif terhadap kesehatan diri.

Ia menegaskan bahwa faktor terpenting bukanlah pada satu jenis ramuan tertentu, melainkan pada sikap istiqomah atau konsistensi dalam menjalankan kebiasaan yang mendukung kesehatan.

"Kebiasaan yang dilakukan secara rutin akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan upaya sesaat yang tidak berkelanjutan," katanya.

Dalam pemaparannya, Prof. Joko juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kualitas sel tubuh, termasuk sel punca (stem cell) yang berperan dalam proses regenerasi jaringan.

Menurutnya, tubuh manusia memiliki kemampuan alami untuk memperbaiki dan memperbarui dirinya. Karena itu, menjaga pola makan, kualitas istirahat, aktivitas fisik, dan kondisi mental dianggap penting untuk mendukung proses regenerasi tersebut.

Ia menyebut konsep yang diperkenalkannya sebagai upaya mengoptimalkan potensi biologis tubuh agar tetap bugar dan produktif meskipun usia terus bertambah.

Seminar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan pengalaman mereka setelah menerapkan pola hidup yang dianjurkan dalam program tersebut.

Salah seorang peserta bernama Vick mengaku merasakan perubahan kondisi fisik setelah menjalankan pola hidup yang lebih disiplin selama beberapa waktu.

"Saya merasa lebih segar, lebih bersemangat dalam beraktivitas, dan kualitas istirahat saya juga menjadi lebih baik," ungkapnya di hadapan peserta lainnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta yang hadir dan memicu diskusi mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara holistik.

Terlepas dari berbagai konsep yang dipaparkan, seminar ini pada dasarnya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri melalui pola hidup sehat, pemanfaatan sumber daya alam secara bijak, pengelolaan stres, serta penguatan nilai-nilai spiritual.

Kegiatan yang berlangsung di Surabaya ini diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga kualitas hidup sejak dini, sehingga dapat tetap produktif dan sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

(Hamim RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama