Rajawali Kompas

Pengunjung Kafe di Lamongan Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

[Foto : Petugas Saat Evakuasi Pengunjung Cave Yang Meninggal Mendadak]
Lamongan | Rajawalikompas.com - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat berada di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Lamongan, Minggu (3/5) pagi. Peristiwa tersebut kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian guna memastikan penyebab kematian korban.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 10.20 WIB di sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Suwoko, Kecamatan Lamongan. Informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya seorang pengunjung yang tiba-tiba tidak sadarkan diri di area kafe.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Samapta Polres Lamongan yang dipimpin IPDA Daniar Vigit bersama Unit Identifikasi Satreskrim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan olah TKP serta proses identifikasi terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial KA (52), warga Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan.

Selain itu, petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi guna memperoleh gambaran kronologi kejadian secara lebih jelas sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan petugas medis untuk mengevakuasi jenazah ke RS Muhammadiyah Lamongan guna dilakukan visum et repertum.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini kasus masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

“Benar, kami menerima laporan adanya seorang pengunjung kafe yang meninggal dunia secara mendadak. Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk dilakukan visum et repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.

(Eko RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama