![]() |
| [Foto : Gedung KDMP Kelurahan Kutorejo, Pandaan] |
Kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait kesiapan pengelolaan dan arah operasional KDMP ke depan.
Kepala Kelurahan Kutorejo, Bambang, menjelaskan bahwa pihak kelurahan tidak dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan fisik gedung. Menurutnya, pelaksanaan pembangunan sepenuhnya ditangani oleh unsur Agrinas bersama aparat teritorial seperti Kodim, Koramil, dan Babinsa.
“Peran kelurahan hanya sebatas menyiapkan lahan untuk pembangunan,” jelas Bambang.
Selain belum adanya kepastian operasional, perhatian juga tertuju pada proses pembentukan kepengurusan KDMP. Pasalnya, di tengah proses yang telah berjalan di tingkat kelurahan, muncul kembali informasi mengenai pendaftaran calon pengurus baru.Hal tersebut membuat masyarakat mempertanyakan mekanisme dan alur resmi pembentukan kepengurusan.
“Kami sebenarnya sudah membentuk kepengurusan di tingkat kelurahan. Namun kemudian muncul lagi informasi tentang pendaftaran pengurus, sehingga masyarakat bertanya-tanya mengenai mekanisme yang sebenarnya,” ungkap Bambang.
Meski tidak terlibat langsung dalam proses teknis maupun administrasi pembangunan, Pemerintah Kelurahan Kutorejo tetap menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan KDMP sebagai fasilitas yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Menurut Bambang, pihak kelurahan tetap berupaya mengikuti perkembangan di lapangan meskipun akses terhadap proses administrasi dan pengambilan keputusan cukup terbatas.
“Setidaknya kami bersyukur di wilayah kami kini berdiri bangunan yang nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk adanya fasilitas koperasi,” tambahnya.
Dalam upaya menjaga transparansi dan mencegah potensi penyimpangan, proses pembentukan pengurus disebut melibatkan berbagai unsur masyarakat. Setiap RT dan RW bersama tokoh masyarakat mengirimkan masing-masing dua perwakilan untuk terlibat dalam proses tersebut.
Selain itu, struktur pengawasan juga disiapkan dengan melibatkan Kepala Kelurahan Kutorejo, unsur organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat setempat agar seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan tujuan awal pembentukan KDMP.
Pihak kelurahan juga mengaku telah memberikan dukungan fasilitas penunjang untuk menunjang operasional KDMP nantinya. Untuk kebutuhan air bersih, akses telah disediakan melalui sumur yang tersedia di wilayah tersebut.
Sementara itu, pengerasan jalan dan pavingisasi di sekitar lokasi juga telah diajukan kepada Pemerintah Daerah dan rencananya akan dilaksanakan melalui kelompok masyarakat (Pokmas).
Meski demikian, hingga kini belum ada pemberitahuan resmi mengenai waktu peresmian maupun dimulainya aktivitas operasional gedung KDMP tersebut.
“Kami baru mendapatkan informasi bahwa kendaraan operasional sudah tiba di lokasi. Namun untuk jadwal peresmian dan operasionalnya sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi,” kata Bambang.
Pemerintah Kelurahan Kutorejo berharap keberadaan KDMP nantinya benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dapat berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan tujuan pembangunan yang telah direncanakan.
(Hamim RK)
dibaca

