![]() |
| [Foto : Ustadz Turham Pandaan saat Tausiah pagi di Sumber Kelor] |
Pengajian yang diselenggarakan setiap akhir pekan ini tidak hanya menjadi ruang penguatan spiritual bagi masyarakat sekitar, tetapi juga mulai menarik perhatian publik yang lebih luas. Melalui berbagai unggahan di media sosial, khususnya dari akun Sangheyang Hamim, kegiatan ini mendapat respons positif dari warganet.
Salah satu apresiasi datang dari tokoh masyarakat sekaligus pengusaha asal Pasuruan, Misbakhul Munir, yang dikenal dengan sebutan “Sultan Pasuruan”. Dalam komentarnya, ia menilai kegiatan tausiah tersebut sebagai bentuk dakwah yang penuh nilai kebaikan dan patut untuk terus dikembangkan.
“Iku wejangan mulya. Dikembangkan yang lebih besar, bahkan bisa diagendakan silaturahmi dan pengajian bersama di tempat lain,” tulisnya dalam kolom komentar.
“Memang hidup itu harus memberi, meski terkadang lebih banyak yang meminta,” ujarnya.
Apresiasi dari tokoh berpengaruh tersebut menjadi dorongan moral bagi Ustadz Turham dan para jamaah untuk terus menjaga konsistensi kegiatan dakwah yang menyejukkan dan membangun. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi dalam kehidupan sosial.
Dengan suasana yang sederhana namun penuh makna, tausiah pagi di Sumber Kelor kini berkembang tidak hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan spiritual yang mulai mendapat perhatian lintas kalangan.
(Hamim RK)
dibaca

