![]() |
| [Foto : Peserta Sertifikasi Penguji dan Diklat Pelatih ISBDS Cipta Sejati Jatim–Bali berfoto bersama usai kegiatan di Balai Latihan Kerja Disnaker Lamongan, Minggu (12/4/2026)] |
Lamongan | Rajawalikompas.com — Upaya peningkatan kualitas pelaksanaan ujian daerah terus diperkuat. ISBDS Cipta Sejati wilayah Jawa Timur–Bali menggelar kegiatan Sertifikasi Penguji sebagai persiapan Ujian Daerah Tahun 2027, yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan proses pengujian berjalan lebih terukur, tertib, dan sesuai standar. Tak hanya bersifat administratif, sertifikasi ini diarahkan untuk membentuk penguji yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
Sebanyak 89 pelatih dari 22 cabang di wilayah Jatim–Bali turut ambil bagian. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Guru Besar, Dewan Guru, hingga jajaran pengurus pusat dan daerah. Kehadiran peserta dari lintas wilayah ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan ujian.
Kegiatan dibuka langsung oleh Guru Besar ISBDS Cipta Sejati, GB. Ir. Imam Santoso. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sertifikasi penguji merupakan fondasi penting dalam menjaga mutu ujian.
“Penguji tidak hanya menjalankan tugas teknis, tetapi juga memegang peran strategis dalam memastikan setiap proses penilaian berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menekankan tiga aspek utama yang harus dimiliki setiap penguji, yakni kesiapan teknis, pemahaman prosedur, serta kemampuan melakukan penilaian secara objektif dan konsisten.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait mekanisme pengujian, mulai dari tahapan pelaksanaan hingga indikator penilaian. Penguatan ini bertujuan menciptakan keseragaman standar antar penguji, sehingga hasil ujian memiliki validitas dan akuntabilitas yang tinggi.
Melalui sertifikasi ini, diharapkan pelaksanaan Ujian Daerah Tahun 2027 di wilayah Jatim–Bali dapat berjalan lebih profesional, tertib, serta menghasilkan penilaian yang adil dan berkualitas.
Sebagai tuan rumah, Lamongan menunjukkan peran aktif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan ISBDS Cipta Sejati. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kapasitas penguji sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas proses evaluasi.
Dengan standarisasi yang semakin kuat, kualitas ujian pun diharapkan meningkat—tidak hanya dari sisi prosedur, tetapi juga integritas hasilnya.
(Pan RK)
dibaca


