![]() |
| [Foto : Ucapan Selamat Hari Raya idul Fitri Komunitas Jurnalis Nusantara] |
Menurutnya, tradisi saling memaafkan yang berlangsung setiap Lebaran kerap hanya menjadi formalitas tanpa diikuti perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada dasarnya, yang baik akan kembali pada kebaikan, yang jahat akan kembali pada kejahatan, dan yang dengki akan tetap kembali pada kedengkiannya. Ini adalah realita yang harus kita sadari bersama,” tegasnya.
Ia menilai, jika Idul Fitri hanya dijadikan rutinitas tanpa makna, maka esensi kemenangan dan kembali ke fitrah akan kehilangan nilai yang sesungguhnya.
“Kita harus jujur pada diri sendiri. Memaafkan bukan sekadar ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan perubahan nyata dalam sikap dan tindakan,” lanjutnya.
Ketua Umum KJN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik dalam memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan keikhlasan dalam kehidupan sosial.
“Kami berharap Idul Fitri menjadi momentum untuk kembali kepada kebaikan yang hakiki, bukan sekadar formalitas yang berulang setiap tahun,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan ucapan:
“Segenap keluarga besar Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.”
(Wid RK)
dibaca
