Kades Sebani Syaiful Bahri Tantang Inovasi Pertanian, GANDATOP Karya Kuwat Slamet Siap Dibuktikan Bersama Petani

[Foto : Babinsa Sebani', Syaiful Bahri Kepala Desa Sebani, Kuwat Slamet Gandatop Kreator Nutrisi Gerbang Tani DPC Kabupaten Pasuruan]
Pasuruan | Rajawali Kompas – Pemerintah Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan sikap terbuka namun kritis terhadap inovasi pertanian. Hal tersebut tercermin dalam Zoom Meeting yang difasilitasi Kepala Desa Sebani bersama para pemangku kepentingan sektor pertanian, yang dilaksanakan bertepatan dengan agenda Panen Raya Nasional di Karawang.

Zoom Meeting ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan semangat peningkatan produktivitas pertanian nasional dengan uji inovasi di tingkat desa, khususnya melalui pengenalan dan rencana uji efektivitas nutrisi tanaman GANDATOP.

Sedikitnya 10 Kelompok Tani mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Bagus Sutanto selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Pandaan, perwakilan PT PRIMASID Mohammad Yusuf, serta GERBANG TANI Kabupaten Pasuruan yang dipimpin oleh Ketua GERBANG TANI Agus Suyanto, yang diwakili oleh Kuwat Slamet selaku kreator nutrisi GANDATOP.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Sebani Syaiful Bahri menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menutup diri terhadap inovasi, namun tetap mengedepankan kepentingan petani melalui pembuktian nyata di lapangan.

“Iyo yo iyo, gak yo gak. Kalau memang bagus, silakan dibuktikan. Petani butuh hasil nyata, bukan sekadar teori,” tegas Syaiful Bahri.

Menanggapi hal tersebut, Kuwat Slamet menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan uji lapang dan demplot bersama kelompok tani guna membuktikan efektivitas GANDATOP secara terbuka, objektif, dan terukur.

“GANDATOP kami kembangkan dari pengalaman lapangan. Kami siap diuji, dievaluasi, dan dibandingkan langsung di sawah petani,” ujar Kuwat Slamet.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua GERBANG TANI Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto, menegaskan dukungan penuh terhadap inovasi pertanian yang berpihak kepada petani dan berbasis data lapangan.

“Kami di GERBANG TANI tidak menjual mimpi. Setiap inovasi harus diuji bersama petani agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegas Agus Suyanto.

PPL Kecamatan Pandaan menilai forum ini sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi sehat antara petani, pemerintah desa, dan inovator pertanian, sehingga setiap teknologi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lokal.

Melalui kegiatan ini, Desa Sebani diharapkan menjadi contoh desa yang terbuka terhadap inovasi, namun tegas dalam pembuktian, sejalan dengan semangat Panen Raya Nasional dan upaya mewujudkan pertanian yang berdaya saing serta berkelanjutan.

(Hamim)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Sariyan

Pimred Rajawali Kompas. WA: 081216676968

Countact Pengaduan