![]() |
| [Foto : Evakuasi Korban Kecelakaan Di Jembatan Morowudi] |
Korban bernama Yuniva Dwi Indah Lestari (30), warga Desa Padeg, Kecamatan Cerme. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika korban mengendarai Honda Scoopy bernopol W 6787 MA dari arah Morowudi menuju Boboh.
Saat itu, sebuah truk gandeng Hino bernopol AE 8036 UF yang dikemudikan M. Syaifudin (47), warga Magetan, berada tepat di depan sepeda motor korban.
Situasi berubah ketika salah satu ban truk tiba-tiba pecah saat melintasi jembatan. Bunyi ledakan keras yang terjadi dalam jarak dekat diduga membuat korban panik dan kehilangan kendali. Sepeda motor yang dikendarainya kemudian menghantam bagian belakang truk.
Kapolsek Cerme AKP Taufan Arif Nugroho menjelaskan bahwa posisi korban berada tepat di belakang ban truk yang meledak.
“Posisi pengendara motor persis di belakang ban meletus. Kaget, tidak bisa menguasai motornya sehingga terjatuh dan menabrak bagian bemper belakang truk,” ungkapnya.
Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami patah tulang pada kaki kanan. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan medis.
Di sisi lain, Kapolsek Cerme mengungkapkan bahwa Jembatan Morowudi termasuk salah satu jalur black spot, yakni kawasan yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas.
Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut. Kesiapan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
(Dwi RK)
dibaca

Hi Please, Do not Spam in Comments