Rajawali Kompas

Putra Banjaragung Ukir Sejarah, Abdullah Fahri Ash Shiddiq Lolos Seleksi TNI


Gresik | Rajawalikompas.com — Kabar membanggakan datang dari Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Abdullah Fahri Ash Shiddiq, pemuda asli desa setempat, berhasil lolos seleksi menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat desa karena ia disebut sebagai putra pertama Desa Banjaragung yang berhasil menembus seleksi TNI.

Keberhasilan Abdullah Fahri Ash Shiddiq, atau yang akrab disapa Fahri, disambut penuh sukacita oleh keluarga dan masyarakat Desa Banjaragung. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi lingkungan pendidikan dan desa tempat ia tumbuh.

Fahri merupakan alumni SMA Muhammadiyah 10 Gresik tahun ajaran 2025/2026. Ia adalah putra pertama pasangan H. Hargianto, Kepala Desa Banjaragung, dan Nurjanah.

Perjalanan Fahri hingga berhasil lolos seleksi TNI tidak terlepas dari proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan. Kerja keras, kedisiplinan, kesiapan fisik dan mental, serta doa menjadi bagian penting yang terus ia pegang selama menjalani tahapan seleksi.

Bagi keluarga, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Ada harapan besar agar langkah Fahri ke depan dapat membawa nama baik keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di Desa Banjaragung.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami sekeluarga dan juga desa. Semoga Fahri bisa menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik keluarga dan desa, serta menjadi contoh bagi adik-adik di desa,” ujar Hargianto.

Kabar kelolosan Fahri pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi warga, keberhasilannya menunjukkan bahwa anak-anak desa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita melalui kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang.

Lebih dari sekedar prestasi individu, keberhasilan Fahri diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi para pemuda Desa Banjaragung. Cita-cita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dapat ditempuh melalui berbagai jalan, termasuk melalui institusi TNI.

Perjalanan Fahri menjadi pengingat bahwa latar belakang sebagai pemuda desa bukanlah batas untuk memiliki mimpi besar. Dari Banjaragung, sebuah langkah pengabdian tengah dimulai—membawa harapan keluarga, kebanggaan masyarakat, serta pesan bahwa kerja keras yang disertai disiplin dan doa dapat membuka jalan menuju cita-cita.


(Kailin RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama