Rajawali Kompas

Pahlawan Revolusi Jadi Spirit APKLI Merah Putih, Ali Mahsun Tunjuk Sekjen, Bendum, dan Ketua Harian


Jakarta | Rajawalikompas.com 
— Spirit perjuangan Pahlawan Revolusi menjadi salah satu landasan moral dan kepemimpinan Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) MERAH PUTIH periode 2026–2031. Semangat tersebut diteguhkan Ketua Umum/Formateur Terpilih DPP APKLI MERAH PUTIH, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, bersama Tim Formateur saat berdoa dan berkhidmah di kawasan Sumur Lubang Buaya, Monumen Pancasila Sakti, Jakarta.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pijakan dalam membangun kepemimpinan organisasi yang solid, satu komando, tegak lurus terhadap garis perjuangan organisasi, serta menjunjung tinggi loyalitas dan integritas.

Ali Mahsun menegaskan, kepengurusan DPP APKLI MERAH PUTIH 2026–2031 harus diisi figur-figur yang memiliki loyalitas, integritas, kapasitas, karakter kuat, inspiratif, dan berani mengambil risiko demi kepentingan ekonomi rakyat.

“Spirit Pahlawan Revolusi menjadi tonggak kepemimpinan satu komando dan tegak lurus. Tidak boleh keluar dari white cross, apalagi melakukan pengkhianatan terhadap amanah perjuangan organisasi,” tegas Ali Mahsun di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Menurut Ali, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi pembentukan Kabinet Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia, yang akan menjadi wajah baru kepemimpinan APKLI MERAH PUTIH selama lima tahun ke depan.

Rapat Formateur DPP APKLI MERAH PUTIH telah rampung pada Sabtu malam (12/9/2026). Hasilnya, Ketua Umum/Formateur Terpilih menetapkan sejumlah posisi strategis, yakni Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, dan Ketua Harian DPP APKLI MERAH PUTIH periode 2026–2031.

Secara keseluruhan, struktur Kabinet Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia berjumlah 143 personel. Komposisi tersebut terdiri atas 11 Wakil Ketua Umum, 44 Ketua Bidang, 8 Wakil Sekretaris Jenderal, 8 Wakil Bendahara Umum, serta 68 departemen.

Ali menjelaskan, struktur tersebut dirancang sebagai wadah pembauran sekaligus sinergi berbagai sumber daya manusia dari beragam latar belakang.

Mulai dari aktivis akar rumput dan non-akar rumput, profesional, pengusaha, jejaring sumber daya ekonomi dan usaha, media, kalangan birokrasi, tokoh masyarakat, akademisi, intelektual, hingga cendekiawan.

“Ini adalah pembauran dan wujud sinergi kolaborasi sumber daya manusia dari berbagai unsur. Kami ingin seluruh potensi tersebut dipadukan dalam satu kekuatan besar untuk membangun ekonomi rakyat,” ujar Ali.

Ia menegaskan, APKLI MERAH PUTIH memiliki tekad menyatukan seluruh potensi dan sumber daya ekonomi usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima Indonesia dalam satu ekosistem.

Satu pintu, satu rumah, satu data, dan satu tata kelola yang berbasis profesional, bisnis, dan ekonomi,” tegasnya.

Menurut Ali, konsolidasi tersebut bukan semata-mata agenda organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar besar menciptakan kekuatan ekonomi rakyat yang terukur, produktif, dan berdaya saing.

Muara dari seluruh gerakan tersebut, kata dia, adalah mencetak 100 juta UKM dan PKL unggul sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Indonesia menghadapi puncak bonus demografi 2030 dan mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

“Kita mampu, asal mau mewujudkannya,” ujar Ali.

Dalam penyusunan struktur awal DPP APKLI MERAH PUTIH 2026–2031, Ali Mahsun menunjuk tiga figur untuk menempati posisi strategis organisasi.

Untuk posisi Sekretaris Jenderal, ditunjuk Saiful Chaniago, SE, yang disebut berasal dari unsur birokrasi dan saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT PLN EG.

Sementara posisi Bendahara Umum dipercayakan kepada Rien Mahkota Rosa, SE, dari unsur pengusaha.

Adapun posisi Ketua Harian diberikan kepada Ellif Krismawati, SSi., MM, dari unsur pengusaha sekaligus aktivis.

Ali menjelaskan, Ketua Harian akan memiliki peran penting dalam mengelola sekaligus mengeksekusi potensi, kekuatan, dan strategi ekonomi yang dimiliki usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima di seluruh Indonesia.

“Ketua Harian akan menjadi salah satu motor eksekusi potensi, kekuatan, dan algoritma ekonomi usaha kecil, mikro, dan pedagang kaki lima Indonesia,” jelasnya.

Setelah struktur kepengurusan terbentuk, APKLI MERAH PUTIH selanjutnya akan mempersiapkan agenda pelantikan DPP periode 2026–2031 yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 di Jakarta.

Dalam agenda tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dijadwalkan hadir untuk memberikan pengarahan kepada jajaran pengurus APKLI MERAH PUTIH.

Ali Mahsun berharap momentum pelantikan menjadi titik awal konsolidasi nasional yang lebih kuat sekaligus mempertegas posisi APKLI MERAH PUTIH sebagai wadah perjuangan ekonomi rakyat.

“Insyaallah Oktober 2026 akan digelar pelantikan DPP APKLI MERAH PUTIH 2026–2031 di Jakarta. Bapak Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, akan hadir memberikan pengarahan,” pungkas Ali.

Ketua Umum APKLI MERAH PUTIH tersebut juga dikenal sebagai Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI). Ali Mahsun merupakan dokter ahli kekebalan tubuh yang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dengan terbentuknya struktur Kabinet Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia, APKLI MERAH PUTIH memasuki fase baru organisasi dengan agenda utama memperkuat konsolidasi nasional, membangun basis data ekonomi rakyat, dan mengintegrasikan kekuatan usaha kecil, mikro, serta pedagang kaki lima sebagai bagian penting dari fondasi perekonomian Indonesia.

(Hamim RK)

Baca Juga

dibaca

Posting Komentar

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama