![]() |
| [Foto : Kepala Desa Pakijangan Herdy Tri Hardiyanto] |
Selain merealisasikan pasar desa yang kini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, Herdy Tri Hardiyanto turut menginisiasi alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) menjadi Lapangan Stadion DIPO AGUNG. Pembangunan stadion tersebut ditujukan untuk menyediakan sarana olahraga yang layak sekaligus menjadi wadah pencarian dan pengembangan bakat-bakat muda di bidang olahraga.
Menurutnya, pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kesehatan, prestasi, dan pembentukan karakter masyarakat.
“Kami ingin masyarakat Pakijangan tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga sehat, aktif, dan memiliki ruang untuk menyalurkan minat serta bakat, khususnya di bidang olahraga,” ujarnya.
Keberadaan Pasar Desa DIPO AGUNG sendiri memberikan dampak positif yang signifikan. Beragam kuliner khas Desa Pakijangan serta produk UMKM lokal kini dapat dengan mudah ditemukan di pasar tersebut. Hal ini menjadikan pasar desa sebagai etalase produk unggulan desa, sekaligus sarana promosi dan peningkatan usaha berkelanjutan bagi pelaku UMKM.
Pasar ini juga dinilai strategis sebagai pusat oleh-oleh berbasis lokal yang mampu meningkatkan nilai tambah produk desa serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Sejumlah warga mengaku bangga dengan keberadaan pasar desa yang tertata dan multifungsi tersebut.
“Kami bangga punya pasar desa sendiri. Produk warga bisa dikenal luas, UMKM berkembang, dan ekonomi desa semakin hidup,” ungkap salah satu warga.
Dengan hadirnya Pasar dan Stadion DIPO AGUNG, Desa Pakijangan kini memiliki fondasi pembangunan yang tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Langkah ini menjadi contoh nyata pembangunan desa yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang.
(Hamim)
dibaca


