Pasuruan , Rajawali Kompas — Langkah strategis untuk memosisikan kawasan lereng Gunung Arjuna sebagai pusat destinasi wisata global kian mendapat dorongan kuat. Dalam sebuah pertemuan informal bernuansa hangat di sela resepsi pernikahan Shela dan Raafi di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tokoh birokrasi senior H. Mahbub Djunaidi secara total mendukung visi misi pariwisata yang diusung oleh Sangheyang Hamim, Presiden Repoeblik Ngopi sekaligus Duta Wisata Internasional Muteri Kawasan Gunung Arjuna Induk Peradaban Dunia.
Dalam kesempatan usai santap hidangan tersebut, H. Mahbub Djunaidi menekankan pentingnya mendesak pemerintah pusat untuk menurunkan kebijakan konkret serta dukungan anggaran. Langkah ini dinilai krusial guna mempercepat integrasi pariwisata berbasis budaya dan ekologi, yang tidak hanya menarik keterlibatan wisatawan domestik tetapi juga merambah pasar mancanegara secara masif.
Sebagai sosok dengan pengalaman 20 tahun di jajaran birokrasi Pemerintah Daerah, H. Mahbub Djunaidi melihat bahwa gagasan Kawasan Gunung Arjuna sebagai Induk Peradaban Dunia yang dipromosikan Sangheyang Hamim memiliki nilai tawar tinggi di panggung internasional. Pengukuhan kawasan ini oleh lembaga dunia beberapa tahun lalu diyakini menjadi modal kuat untuk menarik investasi hijau dan arus wisatawan asing.
Sinergi kedua tokoh ini diharapkan mampu memecah kebuntuan birokrasi dan memicu percepatan pembangunan infrastruktur penunjang di sektor pariwisata lokal agar dapat bersaing di level global.
(Red RK)
dibaca

Hi Please, Do not Spam in Comments